Seperti yang telah di jelaskan pada artikel sebelumnya bahwa mesin elektrik pada kendaraan Hybrid memiliki fungsi dan konstruksi yang sangat berbeda, baik dari segi cara kerja dan bahan bakar yang digunakan.
Mesin elektrik pada kendaraan Hybrid saat ini memiliki susunan yang bisa di bilang berbeda dengan mesin
konventional biasa, namun pada jenis kendaraan Hybrid tertentu konstruksi mesinnya merupakan kombinasi antara
kedua mesin yang tidak dapat dipisahkan antara satu dan yang lainnya. Seperti jenis Seriell-Hybrid yang salah satu mesin elektriknya menjadi satu kesatuan dengan mesin bensin/diesel.
Pada contoh mitsubishi (In wheel motor) juga menggunakan konsep mesin yang sama yaitu
Pada jenis mesin elektrik ini yang berfungsi sebagai medan magnet permanent(tetap) adalah rotor yang akan kami jelaskan secara lebih detail dengan gambar. Letak Permanentmagnet sangat tergantung pada jenis rotornya ada yang terletak di bagian dalam dan ada juga yang terletak di permukaan. Permanentmagnet ini terbuat dari material(Neodym-Ferrit-Bor atau Samarium-kobalt) yang jarang kita temui. Material ini memiliki tingkat (medan-magnet) yang sangat baik untuk digunakan sebagai rotor. Tergantung dari susunanya, rotor dapat berada didalam ataupun berada diluar Stator.
Kumparan tembaga yang dililitkan pada stator dapat diproduksi baik secara langsung maupun terpisah artinya kumparan tembaga dapat digabungkan dalam satu set atau terpisah. Semua ini tergantung dari jumlah produksi/permintaan pasar.
2 Komentar
Selamat atas dibukanya webs ini, semoga bisa bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat, karena selama ini informasi tentang mesin (teruama otomotiv) didominasi oleh kalangan borjuis, ada beberapa pertanyaan awam tetang mesin mobil, yaitu:
1. kenapa di tanjakan mobil tenaga kurang tetapi di jalan datar dan menurun ok .. ok saja tuh, dan plat kopling baru ganti lagi…
2. kenapa terjadi perbedaan antara mobil dengan mengunakan ac dan tidak ? terutama pada konsumsi bahan bakar dan tenaga yang dihasilkan, pada mesin mobil dengan mengunakan AC relatif berkurang tenaga yang dihasilkan atau melemah dan konsumsi bahan bakar lebih boros. bagaimana bisa demikian?
minta pencerahan, terima kasih sebelumnya…
(catatan mobil saya: Toyota Kijang th.1997 silinder 1800cc karburator, bensin)
swiddsix
Maaf Mr.swiddsix .saya lagi cari-cari referensinya. Mohon maaf kalau belom bisa jawab. Lagi mau ujian juga .
terima kasih komentarnya. mudah-mudahan saya bisa menjawab pertanyaan Mr.swiddsix